Dari Zero To Hero

Pinjol Mengantui Kaum Gen Zee & Milenial

Dampak Pinjol dan Paylater terhadap kaum Gen Z cukup signifikan. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Juni 2023, Gen Z dan Milenial menjadi penyumbang terbesar penerima pinjaman online dengan nilai mencapai Rp26,87 triliun. Bahkan, kelompok usia ini juga memiliki jumlah nilai gagal bayar utang sebesar Rp763,65 miliar.


Dampak Negatif Pinjol dan Paylater pada Gen Z:

- Penggunaan untuk gaya hidup: 60% pengguna pinjol berusia 19-24 tahun menggunakan pinjaman online bukan untuk memenuhi kebutuhan, melainkan untuk memenuhi gaya hidup seperti membeli gadget, pakaian, dan tiket konser.

- Kredit macet: Gen Z dan Milenial menjadi penyumbang kredit macet pinjol terbesar.

- Masalah keuangan: Pinjol dan Paylater dapat menyebabkan masalah keuangan bagi Gen Z jika tidak dikelola dengan baik.


Dampak Positif Pinjol dan Paylater pada Gen Z:


- Kemudahan akses keuangan: Pinjol dan Paylater memberikan kemudahan akses keuangan bagi Gen Z yang membutuhkan dana cepat.

- Pengembangan keuangan digital: Penggunaan Pinjol dan Paylater dapat membantu pengembangan keuangan digital di kalangan Gen Z.


Sumber:

- Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Juni 2023

- Riset Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI)


Data Statistik:

- Nilai pinjaman online Gen Z dan Milenial: Rp26,87 triliun

- Jumlah nilai gagal bayar utang Gen Z dan Milenial: Rp763,65 miliar

- Persentase pengguna pinjol berusia 19-24 tahun yang menggunakan pinjol untuk gaya hidup: 60% 

Gen Z dan Milenial Menjadi Mayoritas Pengguna Pinjaman Online Pada Tahun 2023

<19 tahun: 168,87



Diposting Agustus 18, 2025 | Komentar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar